Sabtu, 07 Juli 2012

Pengaruh Warna Terhadap Emosi


         
         Kenapa ya warna merah identik dengan marah? Kuning dengan ceria? Biru dengan setia? ternyata warna itu bisa mempengaruhi emosi bahkan otak kita lho...
         Saya pernah baca buku Pak Jalaluddin Rakhmat yang judulnya "Belajar Cerdas" Belajar berbasiskan otak, diterbitkan oleh MLC tahun 2007. Di buku itu tepatnya halaman 277 beliau menjelaskan bahwa warna bisa mempengaruhi emosi bahkan otak kita. Beliau mengutip sinopsis "Kekuatan Warna" yang dipersembahkan oleh Walker. Ini isi tulisannya:
  • Merah: adalah warna yang menarik dan emotif. Paling baik untuk restoran. Dianggap lebih mengganggu bagi mereka yang sedang dalam keadaan tegang, dan lebih menyenangkan bagi mereka yang sedang dalam keadaan tenang. Memacu kelenjar dibawah otak dan kelenjar adrenal serta melepaskan adrenalin. Dapat meningkatkan tekanan darah dan pernafasan, serta merangsang selera makan dan indera penciuman.  
  • Kuning: Merupakan warna pertama yang dikenali otak. Diasosiasikan dengan stres, kewaspadan dan kecemasan, namun merangsang optimisme, harapan dan keseimbangan secara keseluruhan. Sangat baik digunakan didalam kelas.
  • Jingga: Memiliki karakteristik antara merah dan kuning. Merupakan salah satu warna terbaik untuk merangsang pembelajaran.
  • Biru: merupakan warna yang paling menenangkan. Warna ini menenangkan orang-orang yang tegang dan meningkatkan perasaan nyaman. ketika anda melihat warna biru, otak anda melepaskan sebelas neurotransmiter yang menenangkan tubuh dan dapat berakibat pada penurunan suhu tubuh, keringat dan selera makan. 
  • Hijau: juga warna yang menenangkan. Respons tehadap warna ini adalah peningkatan level hestamin darah yang mengakibatkan berkurangnya kepekaan terhadap alergi makanan. Antigen dirangsang untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh secara menyeluruh.
  • Warna-warna gelap: mengurangi stres dan meningkatkan perasaan damai.
  • Cokelat: menumbuhkan perasaan aman, rileks, dan mengurangi keletihan.
  • Warna-warna terang: seperti merah, jingga dan kuning meroketkan energi dan kreatifitas. Warna-warna ini juga dapat menumbuhkan perilaku agresif dan kecemasan.
  • Abu-abu: adalah warna yang paling netral

Luar biasa ya warna bisa mempengaruhi emosi dan otak kita... 
Berarti rumah kita bisa dicat dengan warna apa saja, supaya lebih berwarna dan lebih nyaman....